Tampilkan postingan dengan label Kampung Nelayan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kampung Nelayan. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Juli 2023

Pentingnya Tempat Pelelangan Ikan (TPI) untuk Kampung Nelayan di Kelurahan Banjar Serasan : Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pemeliharaan Sumber Daya Perikanan

18.19 0 Comments

 

Tempat Pelelangan Ikan (TPI) merupakan fasilitas yang penting bagi kampung nelayan di Banjar Serasan setelah tempat ini dicanangkan oleh Bapak Edi Kamtono selaku Walikota Kota Pontianak tahun 2021. TPI ini tidak hanya berperan sebagai tempat untuk menjual hasil tangkapan ikan, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi. Peran dan manfaatnya meliputi peningkatan pendapatan nelayan, peningkatan nilai tambah dan pemasaran ikan, penciptaan lapangan kerja, pengaturan dan pengawasan penangkapan ikan, pengelolaan limbah dan lingkungan, serta edukasi dan konservasi lingkungan. Meskipun ada tantangan seperti keterbatasan sumber daya finansial dan infrastruktur yang terbatas. Upaya meningkatkan pembangunan TPI dapat dilakukan melalui dukungan pemerintah dan kebijakan yang mantap, kerjasama dengan pihak swasta dan organisasi non-pemerintah, serta pendidikan dan peningkatan kesadaran masyarakat.

Sekarang yang dirasakan oleh masyarakat di sekitar adalah mereka tidak bisa menikmati hasil tangkapan nelayan secara maksimal karena sudah ada tempat penampungan lain dari hasil tangkapan nelayan tersebut. Masyarakat tetap saja membeli ikan segar di Pasar Flamboyan atau pasar tradisional terdekat. Ini artinya perputaran ekonomi secara finansial tidak terjadi di Masyarakat itu sendiri, padahal potensi dalam pengolahan ikan ada di Kampung Nelayan Banjar Serasan. Banyak sekali Ibu-ibu yang berjualan gorengan dan makanan yang terbuat dari olahan Ikan dan Udang yang mereka pada umumnya membeli produk Frozen Food yang tersedia di Pasar atau supermarket. Kalau produk olahan ini bisa masyarakat buat sendiri dari hasil tangkapan para nelayan dan kemudian mereka jual kembali ke masyarakat sekitar yang menjual hasil olahan tersebut makan secara ekonomi perputaran uang akan terjadi di Masyarakat itu sendiri, Dari Masyarakat dan Untuk Masyarakat.

Kenapa pada akhirnya masyarakat tak bisa secara maksimal memanfaatkan potensi yang ada ini ? Karena tidak adanya Tempat Pelelangan Ikan yang seharusnya bisa menjadi tempat transaksi antara para nelayan dengan masyarakat. Memang tidak akan mudah untuk bisa membangun infrastruktur ini. Tapi dengan pencanangan Kampung Nelayan tersebut harusnya menjadi Prioritas Pemerintah Kota Pontianak  untuk Kelurahan Banjar Serasan agar bisa menciptakan suasana yang lebih kondusif untuk masyarakat.

Keberhasilan pembangunan TPI di kampung nelayan di Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya akan memberikan contoh konkret tentang bagaimana TPI dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan pemeliharaan sumber daya perikanan dalam konteks lokal.

TPI ini telah berhasil dalam membangun dan mempertahankan peran strategisnya sebagai pusat kegiatan ekonomi dan sosial bagi masyarakat nelayan setempat. Apa yang menjadikan Keberhasilan tersebut ?

1. Lokasi Strategis : TPI Sungai Raya terletak di tepi Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia. Lokasinya yang strategis memungkinkan akses mudah bagi nelayan untuk membawa hasil tangkapan ikan mereka ke TPI. Selain itu, kehadiran sungai yang kaya akan sumber daya perikanan juga menjamin ketersediaan ikan yang melimpah di area sekitar TPI.

Tidak berbeda jauh dengan KAMPUNG NELAYAN Banjar Serasan. Terletak ditepian Sungai Kapuas, Kaya akan sumber daya perikanan.

2. Fasilitas dan Infrastruktur yang Memadai: TPI Sungai Raya dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap seperti dermaga untuk berlabuhnya perahu nelayan, tempat penyimpanan dan peremajaan ikan, ruang pelelangan, area parkir, serta kios dan warung untuk penjual ikan dan makanan. Infrastruktur yang memadai membuat proses pelelangan dan distribusi ikan menjadi lebih efisien.

3. Pengelolaan yang Profesional: TPI Sungai Raya dikelola secara profesional oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat dengan dukungan dan bimbingan dari pihak pemerintah daerah. TPI ini memiliki sistem administrasi dan akuntansi yang baik, serta memiliki proses pelelangan yang transparan dan adil.

4. Kemitraan dan Kerjasama dengan Pihak Swasta: TPI Sungai Raya menjalin kemitraan dengan perusahaan pengolahan ikan dan distributor untuk memastikan penjualan ikan hasil tangkapan nelayan. Melalui kerjasama ini, nelayan mendapatkan akses pasar yang lebih luas dan harga jual yang menguntungkan.

5. Pendidikan dan Pelatihan: TPI Sungai Raya aktif melaksanakan program pendidikan dan pelatihan untuk nelayan, termasuk dalam hal penanganan ikan yang baik, kebersihan, kelestarian lingkungan, serta manajemen bisnis. Ini membantu nelayan dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka untuk menghadapi persaingan dan mengelola bisnis dengan baik.

Keberhasilan TPI Sungai Raya adalah bukti nyata bahwa dengan pengelolaan yang baik, kerjasama dengan pihak terkait, serta pendidikan dan pelatihan yang terus-menerus, TPI dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan pemeliharaan sumber daya perikanan di daerah setempat.

 

Semoga KAMPUNG NELAYAN di Kelurahan BANJAR SERASAN dapat menjadi perhatian Pemerintah Kota Pontianak dalam Tahun Anggaran 2024 nanti agar Kelurahan Banjar Serasan lebih baik lagi dan lebih bersinar.

 

#TerasRumahBunda

#REST

#KAMPUNGNELAYANBANJARSERASAN

#KOLABORASI

#KOLABORAKSI

#BANJARSERASANBERSINAR

Rabu, 26 Juli 2023

Kampung Nelayan Banjar Serasan, Destinasi Wisata baru di Kota Pontianak ( InsyaAllah )

21.42 0 Comments

Bapak Walikota Edi Kamtono pada tanggal 26 Desemer 2021,  2  tahun  lalu meresmikan pemukiman yang berada di Jalan Yusuf Karim Tepian Sungai Kapuas sebagai Kampung Nelayan. Ini dikarenakan mayoritas penduduk di Tepian Sungai Kapuas ini menjalani profesi mereka sebagai Nelayan. Ada juga Keramba  atau Tambak Ikan disitu. Saat ini, sudah ada 17 Kapal dengan total nelayan ada 56 orang. Data ini bersumber dari Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak, Bapak Bintoro. Pemerintan juga sudah memberikan bantuan berupa Life Jacket, radio komunikasi, GPS untuk pendeteksi ikan, kotak pendingin atau cool box untuk menyimpan ikan. Bantuan ini semata-mata untuk alat-alat pendukung bagi nelayan.

2 Tahun telah berlalu dari semenjak dicanangkannya Kampung Nelayan ini, belum ada perubahan yang signifikan bagi mayarakat sekitar. Kehadiran Kampung Nelayan belum begitu berdampak bagi masyarakat, saya sendiri baru tersadar setelah adanya kegiatan pendampingan usaha oleh Badan Pertanahan Kota Pontianak di Kantor Kecamatan Pontianak Timur saat salah satu narasumber yang menjadi pembicara saat itu yaitu Bapak Edi , menyentil dengan satu kalimat “ Ternyata tidak ada apa-apa yang bisa kita lihat di Google saat kita mengetikkan di Search Engine tentang Kelurahan Banjar Serasan”. Memang benar adanya, setelah pulang ke rumah saya coba search sendiri dengan berbagai keyword  tentang Banjar Serasan. Hasilnya NIHIL. Saya coba pakai keywords Kampung Nelayan Banjar Serasan hasilnya hanya ada satu halam google berisi tidak sampai 5 artikel yang membahasnya, itupun artikelnya berkaitan dengan peresmian pencanangan Kampung Nelayan saja oleh Bapak Edi Kamtono sebagai Walikota Pontianak.  Padahal kalau dilihat secara RIIL Kelurahan Banjar Serasan memiliki banyak sekali potensi yang bisa diexplore.  Apalagi Pemerintah sudah mencanangkannya sebagai KAMPUNG NELAYAN, ini artinya akan ada Perubahan besar nantinya minimal dari ekonomi, sosial, budaya, kuiner, dan pariwisata,  tentunya potensi lain juga akan mengikuti seperti SDM, SDA nya.  Kita lihat saja dari sisi kuliner, Ada Bakso MERAHANG yang cukup terkenal disini, letaknya di Jalan Yusuf Karim juga, kalau pagi hari banyak sekali masyarakat yang memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk berjualan sarapan pagi. Menunya macam-macam, ada beberapa menu yang mungkin tidak akan ditemui di Pusat Kota. Seperti mie sagu, SOP ( bukan sayur sop ya ), mie bumbu, bubur pedas, nasi kuning, nasi uduk, pecal/gado-gado, sate dan masih banyak lagi yang lainnya. Ada kue-kue tradisional yang dijual disini, ada batang burok, roti kap, roti canai, patlau, Lemet,roti goreng, roti gendum, dan masih banyak lagi yang lainnya. Kalau untuk sayuran, ada tumis pakis yang enak, sayur keladi yang khas, suyur umbut yang lezat, sayur asam pedas yang merupkan ciri khas orang tepian sungai kapuas. Banjar serasan kaya akan masakan rumahan yang enak. Masyarak disini merupakan cheft-cheft berbakat. Dari sisi seni dan budaya, ada banyak sekali mesjid yang dibangun di kawasan tembok tengah ini. Rumah saya saja dibelakang Mesjid, namanya Mesjid Baitusalam. Tidak jauh dari tempat saya tinggal  sekitar 200m ke kiri ada mesjid lagi namanya  Mesjid Al Falah, 200 M ke kanan ada mesjid  Al Huda, Suasana Religius akan terasa kental saat perayaan Hari-hari Besar Islam, belum lagi setiap memperingati Hari Jadi Kota Pontianak dan malam Takbiran akan banyak sekali meriam-meriam berdentum dengan keras sahut-sahutan dari seberang sini ke seberang sana. Tentunya akan banyak sekali potensi lain yang kalau mau di explore akan bermunculan kepermukaan. Sayangnya potensi-potesi ini tidak dikembangkan, dijaga dan dijadikan kekayaan yang bisa memajukan Kelurahan Banjar Serasan diperparah lagi tidak ada masyarakat potensial yang mau mengulas tentang Kampung Nelayan Khususnya Banjar Serasan sendiri.

Apa yang bisa dilakukan masyarakat untuk memulai membangun BRANDING KAMPUNG NELAYAN di BANJAR SERASAN biar lebih ICONIC ?

Saya memiliki ide yang mungkin bisa dikombine dengan ide-ide teman-teman semua yang memiliki kesamaan vissi dan missi yang sama tentang bagaimana membuat BANJAR SERASAN lebih BERSINAR :

1.       Memiliki Ciri Khas,

kita harus mencari terlebih dahulu apa yang menjadi ciri khas KAMPUNG NELAYAN.  Membuat KAMPUNG NELAYAN kita memiliki ciri khas yang membedakannya dari kelurahan-kelurahan lain adalah langkah penting dalam membangun reputasi sebagai tempat wisata menarik. Ciri khas ini bisa berupa jejeran Kapal nelayan yang terawat dengan baik, hasil olahan tangkapan nelayan, kerajinan tangan khas warga kampung nelayan, atau adat istiadat yang unik. Hal ini dapat memberikan pengalaman yang berbeda bagi wisatawan dan mendorong mereka mengunjungi KAMPUNG NELAYAN di BANJAR SERASAN. Ada cara yang bisa kita lakukan untuk menggalinya yaitu dengan melakukan wawancara kepada tokoh-tokoh kampung yang paham betul dengan BANJAR SERASAN, selain wawancara kita bisa juga melakukan assessment terlebih dahulu dengan mengajak berkumpul para tokoh, pejabat di Banjar Serasan,dan Para Pemuda untuk saling menggali dan bertukar informasi tentang BANJAR SERASAN.  

2.       Potret Alam yang Indah,

Tempat  yang tenang dan asri memberikan pengalaman wisata yang berbeda dengan kota yang sibuk. Kampung Nelayan di  BANJAR SERASAN dapat menawarkan pemandangan alam yang indah seperti aliran sungai kapuas yang merupakan daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

3.       Aktivitas Wisata

Keberagaman aktivitas  wisata dapat membuat BANJAR SERASAN menjadi tempat wisata menarik. Wisatawan bisa menikmati kegiatan olahraga seperti berjalan-jalan di tepian Sungai Kapuas, bersepeda, atau naik sampan warga, naik kapal terapung untuk menjelajahi atraksi wisata lokal, main Kano, main layangan ditepian sungai kan banyak pengrajin kelayang disini atau bahkan mengikuti kegiatan kebudayaan lokal seperti tarian Jepin dan musik tradisional

4.       Ketersediaan Makanan dan Akomodasi

Ketersediaan makanan dan akomodasi dapat mempengaruhi keputusan wisatawan dalam memilih tempat wisata yang akan mereka kunjungi. Terdapat beberapa opsi untuk meningkatkan pilihan makanan dan akomodasi seperti guesthouse atau homestay untuk wisatawan yang ingin merasakan kehidupan nyata di BANJAR SERASAN atau menikmati masakan lokal yang lezat

5.       Promosi dan Pemasaran

Setelah kita mempersiapkan BANJAR SERASAN sebagai tempat wisata menarik, promosi dan pemasaran menjadi hal penting dalam memperkenalkannya ke khalayak luas. Membuat situs web yang menarik dan menyebarluaskan poster promosi, serta menggunakan media sosial adalah cara yang dapat membantu mempromosikan BANJAR SERASAN ke khalayak wisatawan potensial.

Kampung Nelayan menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dan menyenangkan. Apa pun keperluan wisata Anda, mulai dari bersantai hingga berpetualang, Kampung Nelayan siap menyambut kehadiran Anda. Selamat menikmati liburan yang menyenangkan di Kampung Nelayan, Pontianak! Tapi nanti ya mungkin harus menunggu beberapa tahun lagi atau bisa jadi setelah tulisan ini saya buat Pemerintah bisa GERCEP untuk merealisasikannya. InsyaAllah

Sumber Foto : https://gencil.news/berita-kalbar/kota-pontianak/kampung-nelayan-banjar-serasan/